rajapress
Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

Jokowi dan Bansos Februari 2024 Rp 11.25 Triliun: Politik atau Kepedulian?

30 Jan 2024
22x
Ditulis oleh : Gandiwa Strike

Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini mengumumkan pemberian bantuan sosial (bansos) senilai Rp 11.25 triliun untuk 18.8 juta orang. Setiap penerima akan menerima Rp 600 ribu per bulan selama Februari 2024, Maret 2024, dan Mei 2024. Namun, keputusan ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Beberapa menyambut baik sementara yang lain menilai ini sebagai strategi politik menjelang pemilihan presiden.

Dalam melakukan pemberian bansos ini, Jokowi dihadapkan pada berbagai pertanyaan, terutama terkait dengan waktu pemberiannya. Mengapa bansos ini diberikan di awal Februari 2024? 14 hari sebelum pemilu, yang mana bisa dianggap sebagai momen yang strategis menjelang pemilihan presiden? Banyak yang berspekulasi bahwa langkah ini diambil untuk mendapatkan dukungan politik dari rakyat yang menerima bansos. Di sini, muncul kata kunci 'Jokowi ingin berkuasa lebih lama' yang menjadi perhatian banyak pihak.

Penentuan waktu yang 'tepat' ini pun dipandang beberapa kalangan sebagai upaya kampanye politik Jokowi untuk mendukung keinginannya agar anaknya, Gibran Rakabuming Raka, dapat menjadi wakil presiden. Namun, ini juga menimbulkan pertanyaan moral. Apakah pemberian bansos seharusnya dijadikan sebagai alat untuk mencapai kepentingan politik tertentu? Apakah hal ini adalah bentuk nyata dari kepedulian pemerintah yang seharusnya?

Perlu dicatat bahwa pemberian bansos yang bersifat rutin seharusnya bukan digunakan sebagai instrumen kampanye politik. Sebagai gantinya, bansos seharusnya diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap rakyatnya yang sedang mengalami kesulitan ekonomi.

Kemudian, muncul juga kata kunci 'Jokowi tidak mau cuti jadi presiden tapi mau kampanye' yang terkait dengan keputusan Jokowi untuk tetap aktif di kancah politik. Jokowi sebelumnya telah menunjukkan ketidakberpihakan terhadap rencana cuti jabatan sebagai presiden selama masa kampanye, melainkan ingin tetap menjadi presiden aktif yang sekaligus menjalankan kampanye politik. Hal ini pun menimbulkan pertanyaan, apakah pemimpin seharusnya fokus pada tugasnya untuk memimpin negara atau justru terlibat aktif dalam kampanye politik?

Sebagai masyarakat, kita seharusnya tidak hanya melihat hal ini dari satu sisi. Meskipun kekhawatiran mengenai kepentingan politik dalam pemberian bansos tidak dapat diabaikan, namun perlu diingat bahwa pandemi telah membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi sebagian besar masyarakat. Bantuan sosial dalam bentuk apapun diharapkan bisa memberikan bantuan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.

Dalam hal ini, peran masyarakat dalam memantau pemberian bansos dan mengkritisi segala tindakan politik yang cenderung menyalahgunakan kebijakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok sangatlah penting. Kita sebagai rakyat seharusnya memastikan bahwa keputusan pemerintah benar-benar diambil demi kepentingan rakyat dan bukan semata-mata untuk kepentingan politik pribadi.

Maka dari itu, alangkah baiknya jika pemerintah juga memberikan transparansi mengenai alasan di balik keputusan pemberian bansos ini. Menjadi tugas kita sebagai masyarakat untuk tidak hanya menerima informasi tanpa kritis, namun juga memastikan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar berkaitan dengan kebutuhan masyarakat dan bukan sekadar instrumen politik belaka.

Baca Juga:
Beberapa Ciri Perempuan yang Sebenarnya Tangguh di Balik Sikap Tenangnya

Beberapa Ciri Perempuan yang Sebenarnya Tangguh di Balik Sikap Tenangnya

Gaya Hidup      

23 Sep 2022 | 323


Di balik sikapmu yang dikenal tenang, bisa jadi jiwa yang luar biasa tangguh. Kamu tak terbiasa menebar cerita soal semua masalah dan problema hidupmu pada orang lain. Sehingga ...

Pemimpin PTS Se-Indonesia Siap 'Kepung' Istana Kepresidenan

Pemimpin PTS Se-Indonesia Siap 'Kepung' Istana Kepresidenan

Nasional      

23 Sep 2022 | 305


Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) , Prof Budi Jatmiko menyatakan kesiapan para pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia untuk menyuarakan ...

Tanda Pria akan Berkomitmen dan Mencintaimu Selamanya

Tanda Pria akan Berkomitmen dan Mencintaimu Selamanya

Gaya Hidup      

30 Des 2022 | 219


Bagai mencari sebongkah berlian di dalam batu yang sangat keras dan terpendam di kedalaman tanah 50 km, mungkin tidak mudah menemukan seorang pria yang mampu berkomitmen untuk selamanya ...

Peran Penting Boneka Custom untuk Branding

Peran Penting Boneka Custom untuk Branding

Tips      

23 Sep 2022 | 330


Dalam setiap event, biasanya terdapat boneka maskot dan mungkin sebagian dari kita masih belum memahami apa itu boneka maskot, sebelumnya perlu diketahui bahwa boneka maskot adalah boneka ...

Destinasi Wisata Instagenic di Kota Bandung

Destinasi Wisata Instagenic di Kota Bandung

Pariwisata      

27 Nov 2019 | 2223


Sepertinya tidak pernah ada habisnya bila mendengar kata Bandung, yaitu salah satu kota di Provinsi Jawa Barat yang memiliki berbagai destinasi wisata yang menarik. Dengan letaknya yang ...

Basuki Setianugroho Penipu

Basuki Setianugroho Penipu

Gadget      

22 Des 2020 | 841


...

Copyright © JempolMedia.com 2018 - All rights reserved