RF
Kasus Korupsi Kelas Kakap Dan Terbakarnya Gedung Kejaksaan, Apakah Berkaitan?

Kasus Korupsi Kelas Kakap Dan Terbakarnya Gedung Kejaksaan, Apakah Berkaitan?

24 Agu 2020
2637x
Ditulis oleh : Writer

Peristiwa kebakaran di gedung kejaksaan yang terjadi pada hari sabtu 22 Agustus 2020 sungguh mengejutkan semua orang, karena di dalam gedung tersebut pastinya  tersimpan berkas-berkas penting tentang berbagai kasus. Apalagi api baru bisa di padamkan pada hari Minggu paginya, yang pasti banyak orang berfikir sudah tidak ada lagi dokumen yang terselamatkan karena sudah terlalap api.

Rakyat pun bertanya-tanya ini gedung benar terbakar atau sengaja di bakar oleh oknum tertentu yang sengaja ingin melenyapkan bukti kasus kelas kakap. Karena di dalam gedung tersebut tersimpan banyak berkas kasus, terutama kasus korupsi.

Seperti terkesan terburu-buru Mahfud MD  sudah memberikan keterangan bahwa berkas-berkas kasus korupsi masih aman, sedangkan pihak berwajib saja belum memberikan keterangan apapun. Mahfud bahkan sudah mengklaim bahwa sudah berbicara langsung dengan Jaksa Agung Burhanuddin dan Jampidum Fadhil Zumhana.

Keterangan Mahfud tersebut memang terkesan meyakinkan, tetapi menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya yaitu Yusri Yunus mengatakan bahwa titik api ada di gedung utama. Artinya semua berkas tidak selamat atau tidak aman seperti keterangan Mahfud MD sebelumnya.

Terlepas dari keduanya Media Tempo  juga menuliskan berita dengan judul ‘Habis Terbakar Tinggal Perkara’. Yang isinya menjelaskan adanya hubungan terbakarnya gedung Kejaksaan Agung dengan Kasus Suap Djoko Tjandra.

Media Tempo juga menulis tentang jaksa Pinangki yang mengajukan proposal pembebasan Tjoko Tjandra seharga 100 juta dolar Amerika atau setara dengan Rp 15 triliun.

Jika memang benar peristiwa tersebut ada kaitannya dengan adanya kasus suap Djoko Tjandra, maka ini menggambarkan bahwa hukum di Indonesia memang sedang amburadul. Di mata para elit itu, hukum benar-benar menjadi komoditas yang gurih untuk diperdagangkan.

Semua ini terjadi tidak lepas dari peran Presiden yang telah gagal menjaga tatanan hukum di Indonesia, karena Presiden saat ini yaitu Jokowi tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin negara besar seperti Indonesia.

Karena jika pemimpinnya lemah maka hukum akan secara gampang bisa di acak-acak bahkan diputarbalikkan, yang benar bisa menjadi salah dan yang salah bisa jadi benar. Semuanya seakan bisa diatur asalkan ada uang untuk membeli hukum tersebut.

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Mendapatkan Backlink dari Website dengan DA Tinggi Secara Gratis

Cara Mendapatkan Backlink dari Website dengan DA Tinggi Secara Gratis

Tips      

9 Maret 2025 | 443


Backlink merupakan salah satu faktor penting dalam optimasi mesin pencari (SEO). Backlink yang berasal dari website dengan Domain Authority (DA) tinggi dapat meningkatkan kredibilitas dan ...

Membuat Halaman Facebook Untuk Meningkatkan Penjualan

Cara Membuat Halaman Bisnis Facebook yang Berhasil Menarik Pelanggan Potensial

     

23 Maret 2025 | 449


Di era digital saat ini, memiliki kehadiran online yang kuat sangat penting untuk meningkatkan penjualan. Salah satu platform yang paling efektif untuk mempromosikan bisnis Anda adalah ...

 Mengintegrasikan Kampanye Wisata Kemenparekraf dengan Strategi Blog Marketing

Mengintegrasikan Kampanye Wisata Kemenparekraf dengan Strategi Blog Marketing

Tips      

21 Apr 2025 | 447


Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi wisata di Indonesia. Dalam era digital saat ini, penggunaan strategi pemasaran ...

Google

Passing Grade SNBT UGM 2026: Rekomendasi Jurusan Dengan Persaingan Ringan

Pendidikan      

16 Apr 2025 | 476


Dalam menghadapi Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026, calon mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) harus memperhatikan passing grade untuk menentukan jurusan yang diincar. Setiap ...

Cara Membuat Thread di Twitter

Cara Membuat Thread di Twitter

Tips      

12 Jul 2024 | 641


Twitter telah menjadi salah satu platform terkemuka untuk berbagi ide, opini, dan informasi singkat dalam bentuk cuitan. Namun, terkadang 280 karakter tidak cukup untuk mengekspresikan ide ...

teknik_industri_s1_image

Apa Itu Jurusan Teknik Industri dan Keterampilan Apa yang Akan Kamu Dapatkan?

Pendidikan      

13 Des 2025 | 376


Apa definisi sesungguhnya dari Teknik Industri S1, keterampilan inti apa yang akan Anda peroleh, dan bagaimana keahlian ini relevan dengan tuntutan efisiensi global di era digital? teknik ...

Copyright © JempolMedia.com 2018 - All rights reserved