RajaKomen
Kasus Korupsi Kelas Kakap Dan Terbakarnya Gedung Kejaksaan, Apakah Berkaitan?

Kasus Korupsi Kelas Kakap Dan Terbakarnya Gedung Kejaksaan, Apakah Berkaitan?

24 Agu 2020
318x
Ditulis oleh : Writer

Peristiwa kebakaran di gedung kejaksaan yang terjadi pada hari sabtu 22 Agustus 2020 sungguh mengejutkan semua orang, karena di dalam gedung tersebut pastinya  tersimpan berkas-berkas penting tentang berbagai kasus. Apalagi api baru bisa di padamkan pada hari Minggu paginya, yang pasti banyak orang berfikir sudah tidak ada lagi dokumen yang terselamatkan karena sudah terlalap api.

Rakyat pun bertanya-tanya ini gedung benar terbakar atau sengaja di bakar oleh oknum tertentu yang sengaja ingin melenyapkan bukti kasus kelas kakap. Karena di dalam gedung tersebut tersimpan banyak berkas kasus, terutama kasus korupsi.

Seperti terkesan terburu-buru Mahfud MD  sudah memberikan keterangan bahwa berkas-berkas kasus korupsi masih aman, sedangkan pihak berwajib saja belum memberikan keterangan apapun. Mahfud bahkan sudah mengklaim bahwa sudah berbicara langsung dengan Jaksa Agung Burhanuddin dan Jampidum Fadhil Zumhana.

Keterangan Mahfud tersebut memang terkesan meyakinkan, tetapi menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya yaitu Yusri Yunus mengatakan bahwa titik api ada di gedung utama. Artinya semua berkas tidak selamat atau tidak aman seperti keterangan Mahfud MD sebelumnya.

Terlepas dari keduanya Media Tempo  juga menuliskan berita dengan judul ‘Habis Terbakar Tinggal Perkara’. Yang isinya menjelaskan adanya hubungan terbakarnya gedung Kejaksaan Agung dengan Kasus Suap Djoko Tjandra.

Media Tempo juga menulis tentang jaksa Pinangki yang mengajukan proposal pembebasan Tjoko Tjandra seharga 100 juta dolar Amerika atau setara dengan Rp 15 triliun.

Jika memang benar peristiwa tersebut ada kaitannya dengan adanya kasus suap Djoko Tjandra, maka ini menggambarkan bahwa hukum di Indonesia memang sedang amburadul. Di mata para elit itu, hukum benar-benar menjadi komoditas yang gurih untuk diperdagangkan.

Semua ini terjadi tidak lepas dari peran Presiden yang telah gagal menjaga tatanan hukum di Indonesia, karena Presiden saat ini yaitu Jokowi tidak memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin negara besar seperti Indonesia.

Karena jika pemimpinnya lemah maka hukum akan secara gampang bisa di acak-acak bahkan diputarbalikkan, yang benar bisa menjadi salah dan yang salah bisa jadi benar. Semuanya seakan bisa diatur asalkan ada uang untuk membeli hukum tersebut.

Baca Juga:
Mitos Serta Fakta Mengenai Guru Olahraga Semasa Sekolah

Mitos Serta Fakta Mengenai Guru Olahraga Semasa Sekolah

Gaya Hidup      

28 Agu 2020 | 224


Semasa sekolah, ada banyak hal yang tidak terlupakan dan berkesan. Salah satunya adalah soal guru mata pelajaran olahraga. Ada banyak rumor di sekeliling mereka. Mulai dari hal-hal yang ...

Isyarat Gus Sholah Sebelum Wafat

Isyarat Gus Sholah Sebelum Wafat

Nasional      

3 Feb 2020 | 570


Kepergian Kiai Salahudin Wahid atau yang biasa dipanggil Gus Sholah menyisakan kesedihan bagi  orang - orang terdekatnya. Sosok yang sangat dicintai ini telah berpulang ke rahmatullah ...

Tolak Perda Syariah, Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi

Tolak Perda Syariah, Grace Natalie Dilaporkan ke Polisi

Politik      

16 Nov 2018 | 558


JempolMedia - Pernyataan Ketua Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) Grace Natalie terkait penolakan partainya atas adanya Perda Syariah membuat banyak pihak bereaksi. Bahkan Grace Natalie ...

Inilah 3 Cara Hindari Virus Corona

Inilah 3 Cara Hindari Virus Corona

Kesehatan      

29 Jan 2020 | 715


Virus Corona sedang menjadi perbincangan hangat saat ini. Pasalnya, virus ini telah mengjangkit masyarakat di beberapa wilayah. Virus ini pertama kali muncul di Kota Wuhan, China. ...

Bocah 9 Tahun Hanyut di Kali Ciliwung

Bocah 9 Tahun Hanyut di Kali Ciliwung

Nasional      

8 Maret 2020 | 467


Pada hari Sabtu (7/3/2020), seorang bocah berinisial R dilaporkan telah tenggelam dna juga terseret arus Kali Ciliwung. Berdasarkan laporan bocah malang ini sedang asyik bermain bersama ...

Kenali dan Waspadai Diabetes mulai Menyerang Anak Anda

Kenali dan Waspadai Diabetes mulai Menyerang Anak Anda

Kesehatan      

16 Nov 2018 | 755


JempolMedia - Penyakit Diabetes Mellitus atau penyakit Gula dari tahun ke tahun semakin meningkat penderitanya. Awanya penyakit ini menyerang penderita di usia 40 tahun ketas, namun seiring ...

Copyright © JempolMedia.com 2018 - All rights reserved