rajaseo
Waspada! 7 Tanda-Tanda Anda Salah Kosmetik Ini Jangan Diabaikan

Waspada! 7 Tanda-Tanda Anda Salah Kosmetik Ini Jangan Diabaikan

19 Mei 2020
1792x
Ditulis oleh : Editor

Salah kosmetik tak selalu membuat kulit serta merta radang dan memerah. Tak jarang, wanita menjadi  ‘korban iklan’dimana memilih produk kosmetik layaknya tren busana  yang cepat berganti dan tidak beresiko. 

Jika kita teliti, ada beberapa tanda jika Anda sudah salah memilih dan menggunakan produk kecantikan atau perawatan kulit yang tidak terlihat dalam waktu singkat. Mendeteksi kesalahan sejak dini, tentu lebih baik karena kulit terhindar dari ‘penderitaan’ yang tidak kita sadari.  Apa saja tanda-tandanya?

  • Kulit Mengelupas

Salah kosmetik dapat memperburuk kondisi kulit, seperti kering dan mengelupas. Jika kulit Anda biasanya normal dan kencang setelah mengganti salah satu produk kecantikan Anda, berarti produk baru yang Anda gunakan mengandung asam (pH) yang cukup tinggi. Hal ini terjadi karena kulit Anda tidak tahan terhadap keasaman produk kosmetik tersebut, sehingga kulit menjadi lebih sensitif dari sebelumnya.

Bagaimana solusinya? Anda dapat menggunakan pelembab atau serum squalane yang dapat meresap ke dalam dermis kulit untuk memberi kelembaban, tanpa membuatnya menjadi berminyak. Jangan percaya mitos yang mengatakan bahwa serum atau produk pelembab dengan squalane membuat kulit terlihat berminyak.

  • Permukaan Kulit Memerah

Banyak sebab mengapa kulit merah dan mengelupas karena salah kosmetik. Salah satu sebabnya adalah alergi karena kandungan kimia dari bahan kosmetik tersebut. Bahkan ada pula beberapa wanita yang tetap mengalami kulit merah dan iritasi meski ia menggunakan produk yang mengklaim sebagai produk organik.

Biasanya, produk kosmetik atau perawatan kulit memiliki bau dan warna yang lebih mencolok, ketimbang produk organik. Solusinya, adalah menghentikan penggunaan produk kosmetik yang ada, dan menggunakan produk hypoallergenic. Hindari menggaruk atau bahkan menyentuh bagian yang merah. Saat kulit berada pada kondisi ini, lebih baik tidak melakukan perawatan wajah—seperti facial atau exfoliating—terlebih dahulu.

  • Kulit Gatal Tanpa Terlihat Memerah atau Mengelupas

Tentu hal ini sangat tidak menyenangkan karena kita mengira bahwa kulit hanya mengalami galtal biasa. Tetapi, jika rasa gatal terus dirasakan dalam kurun waktu lebih dari tiga hari, maka Anda harus segera menghentikan penggunaan kosmetik yang sudah Anda gunakan. Terkadang, rasa gatal muncul padahal Anda tidak mengganti kosmetik. Jika ini terjadi, lebih baik Anda mengunjungi dokter kulit, untuk menghindari infeksi.

  • Jerawat

Kulit Anda biasanya ‘glowing’, mulus dan tanpa noda, namun Anda langsung berjerawat saat mencoba produk perawatan kulit terbaru dari merk ternama? Merk ternama tak menjamin bahwa kandungan produknya cocok untuk semua jenis kulit.

Jerawat atau mungkin bintik-bintik kecil pada kulit bisa muncul karena kulit masih mengalami penyesuaian dengan produk baru tersebut. Namun, jika gangguan kulit hilang dalam tiga hingga lima hari, berarti Anda dapat melanjutkan penggunaan kosmetik atau skin care baru Anda tersebut.

  • Kering dan Terlalu Kencang

Kulit terasa kencang disini bukan menjamin bahwa kulit tidak terlihat keriput. Sebaliknya, kulit terasa kencang dan kering merupakan indikasi berikutnya jika Anda salah kosmetik. Kandungan kosmetik yang tidak sesuai dengan kulit dapat mengikis minyak alami yang diproduksi kulit, sehingga kulit mengalami dehidrasi dan kering. Justru kondisi ini dapat meningkatkan produksi minyak, memperlebar pori dan mempercepat keriput.

  • Terlalu Berminyak

Nah, kondisi ini berbanding terbalik dengan poin sebelumnya. Kulit manusia berbeda-beda. Jika Anda menggunakan produk baru yang tidak sesuai dengan kulit, maka kulit kita akan memberi perlindungan lebih dengan mengeluarkan ‘stratum corneum’, dimana kulit menjadi lebih berminyak dari sebelumnya.

  • Kulit Perih Saat Disentuh

Kondisi ini disebabkan oleh kosmetik buatan ‘ahli’ yang biasanya diproduksi dalam bentuk sabun wajah, dan krim siang, krim malam. Produk racikan ini dijual bebas dengan botol atau kemasan dengan label yang sekedar ditempel begitu saja oleh produsennya. Fenomena ini sempat terjadi satu dekade lalu, dimana produk tanpa ijin Depkes seperti ini menjamur,

 Jika kulit tidak mengalami masalah saat menggunakan kosmetik, maka tak perlu menggunakan produk lain, hanya karena coba-coba. Salah kosmetik tidak hanya membuang biaya dan waktu, Anda pun beresiko mengalami gangguan kulit. Salah kosmetik tak selalu membuat kulit serta merta radang dan memerah. Tak jarang, wanita menjadi  ‘korban iklan’dimana memilih produk kosmetik layaknya tren busana  yang cepat berganti dan tidak beresiko. 

Jika kita teliti, ada beberapa tanda jika Anda sudah salah memilih dan menggunakan produk kecantikan atau perawatan kulit yang tidak terlihat dalam waktu singkat. Mendeteksi kesalahan sejak dini, tentu lebih baik karena kulit terhindar dari ‘penderitaan’ yang tidak kita sadari.  Apa saja tanda-tandanya?

  • Kulit Mengelupas

Salah kosmetik dapat memperburuk kondisi kulit, seperti kering dan mengelupas. Jika kulit Anda biasanya normal dan kencang setelah mengganti salah satu produk kecantikan Anda, berarti produk baru yang Anda gunakan mengandung asam (pH) yang cukup tinggi. Hal ini terjadi karena kulit Anda tidak tahan terhadap keasaman produk kosmetik tersebut, sehingga kulit menjadi lebih sensitif dari sebelumnya.

Bagaimana solusinya? Anda dapat menggunakan pelembab atau serum squalane yang dapat meresap ke dalam dermis kulit untuk memberi kelembaban, tanpa membuatnya menjadi berminyak. Jangan percaya mitos yang mengatakan bahwa serum atau produk pelembab dengan squalane membuat kulit terlihat berminyak.

  • Permukaan Kulit Memerah

Banyak sebab mengapa kulit merah dan mengelupas karena salah kosmetik. Salah satu sebabnya adalah alergi karena kandungan kimia dari bahan kosmetik tersebut. Bahkan ada pula beberapa wanita yang tetap mengalami kulit merah dan iritasi meski ia menggunakan produk yang mengklaim sebagai produk organik.

Biasanya, produk kosmetik atau perawatan kulit memiliki bau dan warna yang lebih mencolok, ketimbang produk organik. Solusinya, adalah menghentikan penggunaan produk kosmetik yang ada, dan menggunakan produk hypoallergenic. Hindari menggaruk atau bahkan menyentuh bagian yang merah. Saat kulit berada pada kondisi ini, lebih baik tidak melakukan perawatan wajah—seperti facial atau exfoliating—terlebih dahulu.

  • Kulit Gatal Tanpa Terlihat Memerah atau Mengelupas

Tentu hal ini sangat tidak menyenangkan karena kita mengira bahwa kulit hanya mengalami galtal biasa. Tetapi, jika rasa gatal terus dirasakan dalam kurun waktu lebih dari tiga hari, maka Anda harus segera menghentikan penggunaan kosmetik yang sudah Anda gunakan. Terkadang, rasa gatal muncul padahal Anda tidak mengganti kosmetik. Jika ini terjadi, lebih baik Anda mengunjungi dokter kulit, untuk menghindari infeksi.

  • Jerawat

Kulit Anda biasanya ‘glowing’, mulus dan tanpa noda, namun Anda langsung berjerawat saat mencoba produk perawatan kulit terbaru dari merk ternama? Merk ternama tak menjamin bahwa kandungan produknya cocok untuk semua jenis kulit.

Jerawat atau mungkin bintik-bintik kecil pada kulit bisa muncul karena kulit masih mengalami penyesuaian dengan produk baru tersebut. Namun, jika gangguan kulit hilang dalam tiga hingga lima hari, berarti Anda dapat melanjutkan penggunaan kosmetik atau skin care baru Anda tersebut.

  • Kering dan Terlalu Kencang

Kulit terasa kencang disini bukan menjamin bahwa kulit tidak terlihat keriput. Sebaliknya, kulit terasa kencang dan kering merupakan indikasi berikutnya jika Anda salah kosmetik. Kandungan kosmetik yang tidak sesuai dengan kulit dapat mengikis minyak alami yang diproduksi kulit, sehingga kulit mengalami dehidrasi dan kering. Justru kondisi ini dapat meningkatkan produksi minyak, memperlebar pori dan mempercepat keriput.

  • Terlalu Berminyak

Nah, kondisi ini berbanding terbalik dengan poin sebelumnya. Kulit manusia berbeda-beda. Jika Anda menggunakan produk baru yang tidak sesuai dengan kulit, maka kulit kita akan memberi perlindungan lebih dengan mengeluarkan ‘stratum corneum’, dimana kulit menjadi lebih berminyak dari sebelumnya.

  • Kulit Perih Saat Disentuh

Kondisi ini disebabkan oleh kosmetik buatan ‘ahli’ yang biasanya diproduksi dalam bentuk sabun wajah, dan krim siang, krim malam. Produk racikan ini dijual bebas dengan botol atau kemasan dengan label yang sekedar ditempel begitu saja oleh produsennya. Fenomena ini sempat terjadi satu dekade lalu, dimana produk tanpa ijin Depkes seperti ini menjamur.

Jika kulit tidak mengalami masalah saat menggunakan kosmetik, maka tak perlu menggunakan produk lain, hanya karena coba-coba. Salah kosmetik tidak hanya membuang biaya dan waktu, Anda pun beresiko mengalami gangguan kulit. 

Baca Juga:
Google

Keunggulan Mengikuti Tryout TNI Tes Akademik, Persiapan Sebelum Seleksi Asli

Pendidikan      

11 Mei 2025 | 267


Mengikuti Tryout TNI Tes Akademik merupakan langkah penting bagi calon prajurit yang ingin mempersiapkan diri sebelum menjalani seleksi asli. Sejumlah keunggulan yang ditawarkan oleh tryout ...

Google Maps

Panduan Praktis Mendapatkan Review Google Maps yang Aman dan Tepat Sasaran

     

14 Mei 2025 | 351


Dalam era digital saat ini, kehadiran online menjadi salah satu aspek terpenting dalam strategi pemasaran bisnis. Salah satu platform yang tidak boleh diabaikan adalah Google Maps. Review ...

Ganjar Pranowo Himbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran 2020

Ganjar Pranowo Himbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran 2020

Nasional      

28 Maret 2020 | 1999


Penyebaran virus Covid-19 atau biasa kita sebut virus Corona sedang masif di kalangan masyarakat Indonesia khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Oleh karena itu, Ganjar Pranowo ...

Profil Andreas Hugo Pareira

Profil Andreas Hugo Pareira: Jejak Politisi PDI-P di Nusa Tenggara Timur I

Politik      

7 Jun 2025 | 388


Profil Andreas Hugo Pareira (PDI-P) Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur I menggambarkan sosok yang telah berperan penting dalam perkembangan politik di wilayah ini. Ia merupakan anggota ...

Influencer dan Relawan Digital: Kunci Sukses Kampanye Caleg NasDem

Influencer dan Relawan Digital: Kunci Sukses Kampanye Caleg NasDem

Tips      

26 Maret 2025 | 253


Dalam era digital seperti sekarang, media sosial telah menjadi salah satu alat terpenting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia politik. Kampanye calon legislatif (caleg) ...

Pesantren Al Masoem

Seni Bela Diri: Popularitas Taekwondo di Kalangan Siswa dan Santri SMA Islam Al Masoem Bandung

Pendidikan      

13 Jun 2024 | 458


Seni bela diri memiliki popularitas yang terus berkembang di kalangan siswa dan santri SMA Islam di Bandung. Salah satu sekolah yang menonjol dalam pengembangan seni bela diri adalah SMA ...

Copyright © JempolMedia.com 2018 - All rights reserved