

Perkembangan teknologi telah mengubah cara perusahaan memasarkan produk dan jasa mereka. Saat ini, strategi pemasaran digital semakin mendominasi dunia bisnis, dan dua konsep yang sering kali menjadi pilihan dalam upaya meningkatkan penjualan adalah remarketing dan retargeting. Meskipun kedua strategi ini terkadang digunakan secara bergantian, sebenarnya terdapat perbedaan mendasar antara keduanya.
Remarketing dan retargeting sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menargetkan konsumen yang sebelumnya telah berinteraksi dengan bisnis tersebut, namun berada dalam fase pertimbangan atau keputusan untuk melakukan pembelian. Perbedaan utama antara Remarketing dan retargeting terletak pada platform yang digunakan. Remarketing umumnya dilakukan melalui email, sementara retargeting dilakukan melalui iklan digital, seperti iklan di media sosial atau iklan display.
Remarketing lebih berkaitan dengan pengiriman email kepada konsumen yang telah melakukan tindakan tertentu, seperti meninggalkan keranjang belanja tanpa menyelesaikan transaksi. Dengan strategi ini, perusahaan dapat mengirimkan penawaran khusus maupun pengingat mengenai produk atau jasa yang sebelumnya dilihat konsumen. Sementara itu, retargeting fokus pada menampilkan iklan kepada konsumen di berbagai platform digital setelah mengunjungi situs web bisnis tersebut. Iklan retargeting dapat disesuaikan berdasarkan perilaku konsumen selama kunjungan mereka.
Kedua strategi ini memiliki kelebihan masing-masing. Remarketing melalui email cenderung lebih personal dan dapat memberikan pengalaman yang lebih terarah kepada konsumen. Sementara itu, retargeting melalui iklan digital memungkinkan perusahaan untuk menjangkau konsumen di berbagai platform yang mereka gunakan, memberikan eksposur yang lebih luas.
Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan penjualan, pemahaman akan perbedaan antara remarketing dan retargeting sangatlah penting. Dengan menyesuaikan strategi pemasaran digital sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik konsumen, perusahaan dapat memaksimalkan upaya mereka dalam menarik kembali konsumen yang sebelumnya telah berinteraksi dengan bisnis mereka, dan akhirnya meningkatkan penjualan secara signifikan.
Jasa Influencer Campaign: Solusi Pemasaran Efektif di Era Media Sosial
25 Apr 2025 | 275
Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi salah satu platform pemasaran yang paling kuat. Bisnis dari berbagai ukuran dan sektor berusaha untuk menjangkau audiens yang lebih luas ...
Pertamina Akan Bangkrut Rekanan Belum Dibayar Sejak Agustus 2021
16 Feb 2022 | 1473
Restrukturisasi dan perombakan komposisi di tubuh PT Pertamina (Persero) rupanya belum membawa angin segar bagi perusahaan pelat merah tersebut. Kinerja Pertamina terutama keuangan ...
Mungkinkah Kuliah Bimbingan Konseling S1 Lebih Murah Daripada PTN Dengan Kualitas Unggulan
23 Feb 2026 | 73
Masoem University kini menghadirkan peluang emas bagi Anda yang ingin menempuh pendidikan sarjana keguruan di Bandung pada awal tahun akademik 2026 ini melalui biaya yang sangat kompetitif ...
Kasus Korupsi Kelas Kakap Dan Terbakarnya Gedung Kejaksaan, Apakah Berkaitan?
24 Agu 2020 | 2406
Peristiwa kebakaran di gedung kejaksaan yang terjadi pada hari sabtu 22 Agustus 2020 sungguh mengejutkan semua orang, karena di dalam gedung tersebut pastinya tersimpan berkas-berkas ...
Jasa Buzzer: Solusi Strategis untuk Meningkatkan Eksposur dan Kepercayaan Publik
8 Jan 2026 | 74
Perkembangan media sosial yang sangat pesat membuat persaingan konten semakin ketat. Setiap brand, pelaku usaha, hingga figur publik berlomba-lomba menarik perhatian audiens di berbagai ...
Buruh Menilai Pemotongan Gaji untuk Tapera sebagai Beban Tambahan
29 Mei 2024 | 559
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana pemberlakuan pemotongan gaji untuk mendukung program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Namun, kebijakan ini disambut dengan pro dan kontra ...